Mencintaimu. . . 

Mencintaimu dusta
Penuh kata berandai, berpura-pura

Mencintaimu dilema
Mengusik hati, mengusik jiwa

Mencintaimu sirna
Lenyap sudah kesadaranku, berkat rasa “cinta” 

Mencintaimu fana
Bahkan waktu dapat mengalahkannya

Mencintaimu gila
Sulit bagiku membedakan realita dan drama

Mencintaimu sia-sia
Terbuang energiku hanya untuk Anda

Mencintaimu fatamorgana
Terlihat nyata, nyatanya bayangan saja

Mencintaimu senada
Seirama, sewarna, selamanya


{26/9/2016}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s