petrichor

petrichor; the unexplainable smell of rain that hits the ground, filling your nostrils and conquering your lungs with it’s everlasting sincereness.

[ pukul 13:59 ]

hujan turun dengan perlahan
awan menghabisi amunisi, menyebarkan ke penjuru alam
semesta seraya tunduk pada kekuasaan Allah

bunyi hujan menggema di telinga
menyampaikan pesan cinta,
“kau yang menunggu di sana,” katanya
“bersabarlah, sebentar lagi aku akan sampai di sana.”

kini hujan itu menderas,
bunyinya semakin keras
dedaunan pohon mangga jatuh mati
seperti rintik-rintik hujan yang menari 

“tenang saja, aku akan selalu menunggumu, sayangku.”

amarapura, 29 juli 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s